Demo Site

Rabu, 20 April 2011

Contoh Laporan Menanam Mentimun









KATA PENGANTAR

Puji syukur saya haturkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas limpahan Rahmat dan KaruniaNya-lah saya masih diberikan keselamatan dan kesehatan hingga terselesaikannya laporan ini dengan baik.
Laporan  ini disusun dalam rangka memenuhi salah satu tugas mata pelajaran Pertanian.Tak lupa saya mengucapkan terima kasih kepada bapak/ibu dari mata pelajaran Pertanian yang telah memberikan arahan dan suri tauladan yang baik dalam penyelesaian makalah ini. Selain itu saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan memberikan motivasi sehingga terselesaikannya laporan ini.
Saya  menyadari bahwa di dalam makalah ini masih banyak kekurangan sehingga kritik dan saran yang membangun sangat saya harapkan guna menyempurnakan laporan ini.
Semoga laporan ini berguna dan bermanfaat bagi kita semua. Amin.


Sumberejo, Maret 2011


                                                                                                                        Penulis





PENDAHULUAN

Untuk memenuhi aktifitas sehari-hari diperlukan energi, energi yang di perlukan untuk memenuhi aktifitas dapat diperoleh dari buah-buahan yang dikonsumsi setiap hari. Karena di dalam buah terdapat zat-zat yang diperlukan oleh tubuh. Lemak, protein, viatamin dan garam-garam mineral adalah zat-zat yang diperlukan oleh tubuh sabagai sumber energy.
Mentimun adalah salah satu buah/sayuran yang mengandung vitamin dan mineral yang digunakan oleh tubuh untukmemperbaiki organ-organ tubuh yang rusak atau sebagai unsure pembangun bagi tubuh. Mentimun dikonsumsi bahan makanan untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral setiap hari, mentimun tidak hanya dikonsumsi sebagai sayuran saja, tetapi dapat juga di gunakan sebagai bahan untuk membuat kosmetik kecantikan karena mentimun mengandung banyak viamin-vitamin yang baik bagi kesehatan kulit kita.
Mentimun mudah untuk di dapat karena penanamanya tidak rumit dan tidak perlu diperlukan biaya besar dalam menanam dan perawatanya, mentimun adalah salah satu bahan yang digunakan untuk membuat makanan tradisonal yang ada di sekitar kita, misalnya mentimun dapat dipergunakan untuk membuat rujak, kredok,pecel dan lain-lain.
Mentimun banyak digemari oleh masyarakat Indonesia pada umumnya, karena selain harganya tidak terlalu mahal rasanya juga segar dan manis selain itu mengandung vitamin yang cukup tinggi, meskipun ada yang berpendapat timun adalah makanan desa, tetapi penduduk di kota-kota tidak mersa bosan untuk mengonsumsi mentimun, karena yang di butuhkan nilai kemewahanya, tetapi kandungan gizi yang terdapat di dalam tanaman mentimun.



1.      Tujuan

a.       Untuk mendapatkan informasi dan data yang digunakan untuk membuat karya tulis ini.
b.      Untuk mendapat wawasan dan pengetahuan tentang cara penanaman tanaman timun.
c.       Untuk mengetahui bagaimana cara merawat tanaman mentimun.
d.      Untuk mengetahui apa saja yang terkaandung didalam tanaman mentimun.
e.      Untuk informasi tentang tanaman mentimun secara lebih jelas.

2.      Manfaat

a.       Sebagai bekal dalam menyusun dan menyelesaikan laporan ini.
b.      Melatih siswa untuk mengadakan penelitian secara  langsung.
c.       Sebagai bahan untuk membuat laporan ini yang akan di gunakan untuk memenuhi salah satu syarat dalam memenuhi syarat kenaikan kelas.


3.      Batasan Masalah

Agar tidak terjadi pembahasan terlalu luas, maka dalam pembuatan laporan ini penulis membatasi masalah yaitu “ Cara Pembudidayaan Menaman Mentimun”

  

CARA MENANAM
1.      Tinjauan Umum
Mentimun, timun, atau ketimun (Cucumis sativus L.; suku labu-labuan atau Cucurbitaceae) merupakan tumbuhan yang menghasilkan buah yang dapat dimakan. Buahnya biasanya dipanen ketika belum masak benar untuk dijadikan sayuran atau penyegar, tergantung jenisnya. Mentimun dapat ditemukan di berbagai hidangan dari seluruh dunia dan memiliki kandungan air yang cukup banyak di dalamnya sehingga berfungsi menyejukkan. Potongan buah mentimun juga digunakan untuk membantu melembabkan wajah.
2.       Media Tanam
Tanah gembur, banyak mengandung humus, tata air baik, tanah mudah meresapkan air, pH tanah 6-7.
3.       Pemeliharaan Tanaman
1.       Tanaman yang rusak atau mati dicabut dan segera disulam dengan tanaman yang baik.
2.       Bersihkan gulma (bisa bersama waktu pemupukan).
3.       Pasang ajir pada 5 hst ( hari setelah tanam ) untuk merambatkan tanaman.
4.       Daun yang terlalu lebat dipangkas, dilakukan 3 minggu setelah tanam pada pagi atau sore.
5.       Pengairan dan Penyiraman rutin dilakukan setiap pagi dan sore hari dengan cara di siram atau menggenangi lahan selama 15-30 menit. -Selanjutnya pengairan hanya dilakukan jika diperlukan dan diintensifkan kembali pada masa pembungaan dan pembuahan.


4.       Cara Menanam
   Timun diperbanyak dengan biji, dan langsung ditanamkan langsung di kebun tanpa melalui persemaian terlebih dahulu. Caranya ialah : mula-mula tanah yang akan di Tanami dicangkul sedalam 30 cm, kemudian di ratakan dan di buat lobang-lobang tanam yang jaraknya antara masing-masing 50 cm dan jarak antara barisan lobang 1 meter. Kemudian pada tiap tiap lobang diberikan pupuk kandang atau pupuk kompos yang telah jadi sebanyak 1,2 kg. kemudian di tutup dengan tanah tipis. Untuk penanaman 1 Ha di perlukan 3 Kg biji timun. Biji tumbuh setelah 3-5 hari kemudian.
    Sesudah tanaman berumur 2 minggu dari waktu bertanam, pemilihan mulai dilakukan yakni tanaman yang lemah dilobang. Tanaman yang di buang (dicabut) itu dapat pula di pindahkan ke lobang-lobang lain yang mungkin bijinya tidak tumbuh. Dengan cara ini di magsudkan tanaman yang di tinggalakan (sisanya) dapat tumbuh dengan bebas dan lekas besar.
    Sesudah tanaman berumur satu bulan, pupuk buatan mulai di berikan yaitu berupa campuaran ZA,DS dan ZK dengan perbandingan 1 : 2  : 1 sebanyak 20 gram setiap  tanaman (lobang), atau 1 kwintal ZA,2 kwintal DS dan 1 kwintal ZK setiap Ha. Pupuk buatan diletakkan sejauh  15 cm dari batangnya.
    Sebaiknya pemupukan ini dilakukan bersamaan waktunya dengan mengangir, sambil meninggikan bagian tanah di sepanjang berisan tanaman yang merupakan satu bedengan (guludan). Pada musim hujan, sebaiknya tanaman di rambatkan pada lanjaran seperti pada kacang panjang. Pada saat ini biasanya tanaman telah mulai berbunga, akan tetapi biasanya masih berbentuk bunga jantan.


1.       Tabel Perkembangan
No
Umur Tanaman
Panjang Batang
1
1 Hari
1 cm
2
2 Hari
2 cm
3
3 Hari
3 cm
4
4 Hari
4 cm
5
5 Hari
4 cm
6
6 Hari
5 cm
7
7 Hari
6 cm
8
8 Hari
7 cm
9
9 Hari
8 cm
10
10 Hari
9 cm
11
11 Hari
10 cm
12
12 Hari
11 cm
13
13 Hari
12 cm
14
14 Hari
14 cm
15
15 Hari
18 cm





2.       Grafik Perkembangan/Pertumbuhan

PENUTUP
1.       Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut :
a.       Penanaman tanaman mentimun tidak memerlukan modal yang terlalu banyak dan panenya juga cepat.
b.      Penanaman tanaman mentimun tidak memerlukan tenaga yang terlalu besar, karena dapat dikerjakan oleh anggota keluarga 2 sampai 3 orang.
c.       Penanamanya tidak rumit.
d.      Penanaman tanaman mentimun sangat sederhana dan tidak memerlukan alat-alat canggih.
2.       Saran
Setelah penulis melakukan pengamatan secara langsung, maka penulis akan memberikan saran yang mungkin bisa menjadi masukan bagi petani tanaman mentimun, penulis menyarankan :
a.       Perhatikan kualitas tanaman mentimun yang akan di pasarkan, masih layak atau tidak dikonsumsi.
b.      Perhatikan kesehatan konsumen.
c.       Perhatikan kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar, seperti membuang sisa pestisida di sembarang tempat.

0 komentar:

Poskan Komentar